Solo Jazz Society 2016 Mengambil Tema Potensi Musisi Muda Lokal

 

Compusiciannews.com -Panggung- Gelaran Solo City Jazz kembali diadakan dan dalam penyelenggaraan di tahun ini mengambil tema musisi jazz muda di kota Solo. Pagelaran yang sudah 7 kali diadakan ini adalah bentuk memperkenalkan musik jazz bagi masyarakat kota Solo dan melalui event jazz tahunan inilah potensi muda musisi Solo dikumpulkan dalam sebuah perhelatan musik jazz.

Meskipun tahun ini menampilkan potensi-potensi lokal, C-Pro Production dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta selaku pihak penyelanggara juga menampilkan beberapa musisi jazz ternama, diantaranya adalah Tesla Manaf, musisi jazz asal Bandung yang akan berkolaborasi dengan pemain flute dengan genre musik ambiance dan elektronik asal Spanyol, Rodrigo Parejo, Michelle Kunhle, Iza Nael, dan yang paling ditunggu-tunggu adalah Teuku Adifitrian atau yang dikenal sebagai Tompi.

Dalam jumpa pers yang diadakan di Hotel Novotel Solo pada hari Kamis (30/09), Gideon Momongan selaku moderator dan perwakilan dari  C-Pro Production menjelaskan bahwa event Solo City Jazz ini melewati sebuah lika-liku yang berat dan merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa hingga saat ini sudah ke-7 kalinya diadakan meskipun pada 2010 sempat ditiadakan dikarenakan bencana Gunung Merapi yang dampak abunya sampai ke kota Solo.

Dalam jumpa pers ini, beberapa penampil menjelaskan konsep mereka nanti, seperti Tesla Manaf dan Rodrigo Parejo yang akan berkolaborasi memberikan karya improvisasi. Tesla Manaf mengaku konsepnya belum matang dan ditemui oleh tim Compusician dan beberapa media lain, hal ini sudah biasa dia alami dan dia berkata bahwa semuanya bisa teratasi saat berada di panggung dan saling berkomunikasi dengan nada-nada yang dibawakan.

Nantinya Rodrigo juga akan membawa beberapa alat-alat signature-nya yang identik dengan gaya bermusiknya, dan sudah pasti dia akan memainkan flute serta beberapa alat-alat elektronik. Rodrigo yang mengaku pernah tinggal selama 1 tahun di kota Solo ini berkata bahwa musik lokal di kota Solo sangat menginspirasi dan dia mengaku saat pertama kali mendengar musik gamelan, dia merasa seakan musik itu terhubung dengan dirinya dan sebagai musisi elektronik, tentunya teknologi sangat membantu dirinya untuk memperluas lingkup karyanya.

Hadir sebagai musisi lokal Solo, Galih Naga Seno akan tampil bersama beberapa seniman dan akan mempersembahkan 4 komposisi lagu. Dia mengaku bahwa musik jazz bukanlah akar karyanya tapi melalui festival ini, dia bisa mengikuti alur musik jazz dengan baik.

Hadir dalam acara jumpa pers, Kepala Disbudpar Kota Surakarta, Eny T. Susana  dan beberapa staff memberikan pesan  apresiatif atas penyelenggaraan Solo Jazz Society dan diharap antusiasme warga Solo bisa ikut meramaikan acara ini. Wenny Purwanti selaku direktur dari C-Pro Production memberikan pesan kepada masyakarakat Solo untuk ikut menjaga kebersihan lokasi, yaitu Taman Balekambang.

Acara akan dimulai malam ini (31/09) dan Sabtu (01/10) pada pukul 19.00 WIB sampai selesai dan beda seperti tahun sebelumnya, tahun ini hanya ada 1 panggung saja dan acara ini terbuka untuk umum. Selamat menyaksikan!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *