Symphonic Digital, Distribusikan Karya Musik ke Situs Online Seluruh Dunia

 

Compusiciannews.com -Distribusi- 10 orang yang bekerja di area utara Tampa, negara bagian Florida, Amerika Serikat merupakan bagian dari masa depan industri musik. Mereka mengerjakan Symphonic Distribution, perusahaan distribusi musik digital yang dikatakan dapat membantu para artis untuk dapat mendistribusikan musik mereka kedalam situs-situs online, seperti iTunes dan layanan streaming, seperti Pandora. Dalam semuanya itu, Symphonic mendistribusikan ke lebih dari 300 situs musik online dan layanan streaming di seluruh dunia.

Distribusi digital diawali oleh distribusi fisik, saat para pelanggan membeli musik di toko-toko musik konvensional. Perlu diketahui hanya artis yang didukung label besar yang dapat masuk kedalamnya karena memakan biaya yang besar bagi para artis.

Pendiri Symphonic Jorge Brea, yang sekarang berusia 30 tahun, 10 tahun yang lalu, tidak didukung oleh label rekaman besar  saat dia masih menjadi DJ dan dia bingung dengan  bagaimana memperkenalkan musiknya.

Sehingga di tahun 2006, tanpa modal venture, dia memulai perusahan di rumah orang tuanya di Land O’Lakes yang akan membuatnya lebih mudah dan karya-karya bisa dapat diperdengarkan.

Brea, yang tinggal di area Tampa sejak 1993, telah bekerja di perusahaan software dan telah menjadi administrator di Coldwell Banker. Dan tidak sampai 2008,  dia sudah mampu mendedikasikan dirinya ke bisnis musik.

Namun pada akhirnya, perusahaan ini memperoleh daya tarik. Kini, Symphonic Distribution memiliki lebih dari 4000 klien dari 50 negara bagian dan lebih dari 100 negara termasuk artis, label dan bahkan distribusi lain yang tidak memiliki penetrasi kedalam situs-situs digital dan layanan streaming seperti yang dimiliki Symphonic. Layanan ini menghasilkan US$ 2,3 juta dalam penerimaannya tahun lalu, dan kira-kira US$500,000 diantaranya adalah keuntungannya, kata Brea. Layanan in bahkan memiliki musik yang terdistribusi oleh Justin Timberlake.

Konsep dari mendistribusi secara digital telah ada sejak orang-orang memilih mendengarkan musik di internet.  Pendakian digital ini telah memungkinkan para artis untuk dapat memastikan musik bisa didengar langsung ke fans mereka, dengan menghindari perusahaan-perusahaan rekaman besar.

Selain itu, yang membuat Symponic ini unik adalah model harganya. Artis membayar sekali sebesar US$25 dan kemudian kemudian biaya per rilis. Untuk Single dapat berharga US$ 10,99 dan 20 track album bisa berharga US$ 39.99. biaya rilis tidak hanya menghasilkan 100% royalti kepada artis pada distribusi digital saja, namun juga distribusi video dan monetisasi YouTube.

Symphonic juga menawarkan harga yang bervariasi untuk label rekaman US$ 500 didepan, label dapat menghasilkan 100% royalti atau lebih hemat lagi, label dapat memilih tidak membayar berapaun namun hanya memperoleh 70% royalti.

Dampaknya, Symphonic sama hampir sama dengan label rekaman untuk artis indie dan distributor bagi para label yang belum memiliki infrastruktur untuk menyebarkan karya artisnya. Perusahaan melakukan mastering untuk klien artisnya, yang berarti layanan ini melakukan sentuhan terakhir pada lagu-lagu dan album yang siap didistribusikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *