Tim Panitia Bersama Solo Imlek Jalin Kerjasama dengan Pesona Indonesia Serta IMA, Promosikan Wisata Imlek Kota Solo

 

Compusiciannews.com -Sosial Budaya- Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2568/2017 yang juga merupakan Tahun Ayam Api, tim panitia bersama Solo Imlek menggelar jumpa pers mengenai serangkaian acara untuk memeriahkan perayaan besar bagi etnis Tionghoa di seluruh dunia ini.

Acara jumpa pers ini diadakan pada hari Sabtu (14/01) di gedung Penghimpunan Masyarakat Surakarta (PMS) pada pukul 12.30 WIB dan dihadiri oleh tim panitian bersama Solo Imlek yang tahun ini diketuai oleh Bp Sumartono Hadinoto dan juga dihadiri oleh tim dari Indonesia Marketing Association (IMA) dan tim management dari Garuda Indonesia.

Dalam jumpa pers, Bp Sumartono menjelaskan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek di kota Solo dyang memiliki tema Nusantara Satu, Merajut Kebhinekaan, Memperokokoh NKRI ini bukan hanya milik kelompok tertentu saja tapi merupakan milik seluruh warga kota Solo dan oleh karena itu, Tim Panitia Bersama Solo Imlek 2017 ini menggaet beberapa pihak, seperti IMA, PLN dan Pesona Indonesia untuk mempromosikan wisata Imlek kota Solo lebih luas lagi. Hal ini juga bertujuan untuk menunjukan kepada masyarakat luas, baik Indonesia maupun dunia mengenai toleransi pluralisme yang ada di kota Solo setelah sempat ada kerusuhan rasial di era orde baru tahun 1998 lalu.

Perkembangan yang ada saat ini yang dilakukan oleh pihak Tim Panitia Bersama adalah mengadakan Solo Great Sale yang juga bertepatan dengah HUT Solo yang digelar dari 1-29 Febuari, Grebeg Sudiro yang merupakan event khas kota Solo di setiap perayaan Imlek yang menggambarkan akulturasi budaya Tionghoa Jawa yang akan diadakan pada 22 Januari mendatang dan juga pemasangan dekorasi Imlek di setiap toko-toko dan mall-mall selain itu juga mengajak mereka melakukan promosi dan diskon-diskon terkait perayaan Imlek.

Di area Pasar Gede yang telah dikenal sebagai area China Town di kota Solo ini dipasang sekitar 5000 lampion, lebih banyak dari tahun kemarin dan dipasang tidak hanya di area  Pasar Gede saja tapi juga sampai di area Gladak sehingga area untuk ber-swafoto para kawula muda lebih diperluas.

Untuk mendukung UKM kota Solo, penyelenggaran Solo Imlek Fair tahun ini digelar di Lt. 2 Pasar Gede pada tanggal 22 Januari dan disana akan disuguhkan beberapa produk khas Solo mulai dari kerajinan, fesyen batik hingga penampilan-penampilan musik serta nanti diacara penutup yaitu pada malam tahun baru Imlek, 27 Januari 2017 akan diadakan penyalaan kembang api di area Balai Kota, tepat pada jam 00.00 WIB.

Perayaan Imlek yang sudah ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional sejak era pemerintahan Alm Gusdur ini telah menjadi sebuah festival besar dari tahun ke tahun, di Kota Solo sendiri, perayaan Imlek ini sangat meriah dimana area China Town Pasar Gede selalu ramai oleh pengunjung yang ingin melihat kembang api di setiap malam imlek dan bahkan pengunjung kebanyakan adalah non-tionghoa dan hal ini membuktikan rasa sentiment terhadap etnis dan budaya Tionghoa memudar di hati masyarakat kota Solo.

Dari pihak IMA, Retno Wulandari  selaku President IMA Chapter Solo mengatakan bahwa tim mereka merangkai beberapa paket wisata promosi dengan menawarkan 3 paket hemat untuk berwisata di kota Solo saat peraayaan Imlek, salah satunya adalah Paket 1 dengan harga Rp. 2.800.000,00 yang berlangsung 3 hari 2 malam dan sudah termasuk tiket PP serta hotel bintang 2,3 atau 5. Selain itu pihak Bandara Adi Sumarmo Boyolali juga akan mendekorasi dengan ornament Imlek sehingga tamu-tamu yang hadir bisa langsung merasakan nuansa Imlek di kota asal Presiden RI, Joko Widodo ini

Tahun Baru Imlek sendiri adalah sebuah perayaan budaya pergantian musik di Tiongkok yang dikenal dengan perayaan musim semi (Spring Festival) dan musim semi sendiri digambarkan sebagai awal baru atau musim baru karena di musim itulah, etnis Tionghoa di seluruh penjuru bumi percaya bahwa ini merupakan awal baru dalam perjalanan kehidupan mereka

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *