Tips Memahami Proses Rekaman

 

CompusicianNews.com -Studio- 50% lebih dari group band yang aku kerjakan di studioku adalah pemula, gak ada pengalaman atau pengetahuan tentang dunia rekaman! That's what I call challenge.. Tantangan untuk bisa membuat mereka mampu menyelesaikan misi pertama mereka!! Gak banyak studio yang mau tahu tentang kesulitan mereka. Meski begitu aku menemukan beberapa operator studio yang bisa dibilang care terhadap mereka! Aku selalu menyarankan pada mereka untuk membuat satu lagu dulu sebagai trial error! Dan menyelami sedikit tentang bagaimana mereka menghandle peralatan.

To the point aja…inilah kesulitan yang paling sering mereka hadapi:

Grogi. Salah satu penyebabnya adalah karena ini adalah untuk pertama kalinya. Well, tentu semua mengalami yang pertama kali.  Tapi dengan sedikit keramahan dan bantuan biasanya masalah ini bisa teratasi. Buat para operator rekaman lokal, jangan terlalu kejam pada orang baru ya

Metronom. Kebanyakan orang baru pada dunia rekaman ngga begitu 'ngeh' sama metronom, bahkan sempat ada kejadian lucu, seorang drummer yang lagi kurekam bilang “Mas, yang bunyi tak-tok-tak-tok itu apaan sih, dimatiian aja, ganggu!” Hampir aku ngga bisa nahan ketawa. Bener-bener nol!! Hehehe…tapi pembeli itu kan raja. Dengan menahan sedikit rasa jengkel, aku mesti terangin itu namanya metronom. 

“Gini, itu fungsinya buat player, gunanya untuk ngasih tempo supaya ngga lari. Biasanya temponya sama dengan saat kita mukul hi-hat, justru mestinya bunyi itu bisa bantuin kamu buat nemuin ketepatan tempo musik, buat aku metronom itu penting buat nanti mixing supaya pas timing effect plug-in yang kupakai…” Rata-rata dari mereka mengangguk setengah nggak setuju dan berusaha untuk bisa ngikutin metronom. Yah, tentu setiap lini punya kesulitan masing-masing, kan?

Sounding. Kebanyakan pemula mengalami kesulitan membunyikan peralatan yang di gunakannya dengan proper. Ragu-ragu saat memetik atau menggenjreng gitar, atau, sebaliknya, terlalu bersemangat hingga kadang terjadi distort yang tak diinginkan pada sinyal input.

Arransemen yang kurang tepat. Sering kali sebuah lagu tak mendapat porsi yang tepat dan cenderung berlebihan. Well, ini yang akan kita bahas nanti dalam diskusi ini.

Tata suara. Sangat sedikit grup band yang sadar dan mengkonsep bagian ini, bahkan untuk mereka yang sudah beberapa kali rekaman sekalipun. Kita diskusikan bagian ini juga nanti.
 

Rekaman.
Ok! First of all adalah Persiapan… here's a few tips.

Berlatihlah secara intensif, baik secara perorangan atau full band, latihan individu sangat baik dilakukan karena dalam track record, input akan direkam track by track. Jadi, gak langsung full band. Temukan tempo metronom yang tepat saat latihan. Persiapkan konsep lagu saat latihan supaya tidak terjadi banyak exploring saat rekaman. Cari info tentang bagaimana sebuah proses rekaman dilakukan. Cari studio yang tidak terlalu mengikat dalam soal shift rekaman. Tanyakan fasilitas yang tersedia. Bawalah peralatan yang kau punyai bila studio tidak punya peralatan yang kita inginkan. Tanyakan hasil akhir apa yang bisa didapat dan bagaimana cara mendapatkannya. Bersambung…

Sumber: Tatag Mundi Wiwoho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *