Travel Ban Dari Trump Berdampak Besar untuk Industri Pertunjukan AS

 

Compusiciannews.com -Isu Terkini- Kebijakan luar negeri yang kontroversial dari Presiden Donald Trump mengenai larangan imigran dari 7 negara Islam di Timur Tengah memicu begitu banyak pro dan kontra dari berbagai komunitas, selain itu kebijakan Trump ini juga berpengaruh pada agenda konser musik di Amerika Serikat dimana beberapa musisi dari berbagai negara yang sudah menjadwalkan pertunjukan musik membatalkan diri akibat kebijakan ini.

Kebijakan Trump yang belum pernah ada sebelumnya ini cukup mempengaruhi industri musik di Amerika Serikat khususnya industri musik pertunjukan dan berikut ini beberapa musisi  dan pagelaran seni yang terkena dampak yang berujung pada pembatalan:

  1. South By Southwest

Festial musik dan media interaktif tahunan dijadwalkan akan diadakan di Austin, Negara Bagian Texas pada 10 Maret mendatang dan rencananya akan dihadiri oleh beberapa musisi dari berbagai negara. Dan meskipun tidak menampilkan musisi dari negara yang terdampak dengan kebijakan luar negeri dari Trump ini, pihak acara menginvestigasi bagaimana kebijakan travel ban ini mempengaruhi para peserta acara.

 

Beberapa artis yang non-official bisa jadi terpengaruh dengan adanya kebijakan ini dan kemungkinan beberapa penampil dari luar negri tidak dapat hadir. Mengetahui hasil investigasi ini, pihak acara mengeluarkan pernyataan tertulis bahwa mereka mengerti bagaimana kebijakan ini berpengaruh untuk praktisi seni dari negara-negara yang masuk dalam travel ban. Dalam hal ini pihak acara memberikan dukungan penuh kepada setiap insan seni di seluruh dunia dan mereka juga cukup dirugikan akibat kebijakan ini. Dalam pernyataannya mereka menolak segala tindakan diskriminasi Travel Ban ini.

 

  1. Aisha Orazbayeva

Pemain violin yang terkenal mendunia kelahiran Kazakhstan membatalkan konsernya di Chicago di akun Twitternya, Aisha mengkritisi tindakan Trump yang dinilai diskriminatif terhadap 7 negara itu.

 

  1. Kinan Azmeh

Pemain clarinet luar bisa dan akhir-akhir ini baru saja melakukan tour bersama  dengan pemain Celo Yo-Yo Ma dan dia juga memiliki rumah di Brooklyn namun dia tumbuh besar di Damascus, Suriah. Dia berkata kepada dewan pers bahwa dia tidak yakin bahwa dia dapat kembali ke Amerika Serikat karena kebijakan yang diberikan ke negaranya.

 

  1. Ashkan Kooshanejad

Produser dan seniman asal Iran baru saja mendapat banyak ekspos karena kepiawaiannya namun rencannya untuk mengadakan tour dan kolaborasi dengan pelaku seni di Amerika Serikat batal karena Iran termasuk 7 negara yang menerima travel ban dari kebijakan luar negeri Trump.

 

  1. Shari Rezai

Promotor berdarah Iran dan berbaisis di Los Angeles, California iniprihatin dengan bisnisnya yang bisa saja ditutup karena kebijakan Trump i. Rezai sendiri adalah promotor untuk artis-artis Iran untuk tampil di Amerika Serikat dan biasanya dia juga mengurus visa namun semuanya dibekukan.

 

  1. Instituto Blaise Pascale S.C

Meski dari negara yang bukan masiuk dalam travel ban, kelompok musik asal Mexico ini sudah jauh-jauh hari membatalkan penampilan mereka semenjak Trump terpilih sebagai Presiden dan hal ini terpisah dari kebijakan Trump mengenai larangan imigran dari 7 negara di Timur Tengah

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *