UMG Larang Konten Eksklusif di Platform Streaming

 

Compusiciannews.com -Industri- Layanan streaming seperti Apple Music, Spotify dan Tidal telah menghabiskan beberapa tahun terakhir menelan pasar musik yang secara esensial mengubah cara musik dinikmati oleh masyarakat dan bahkan media Billboard mengubah kalkukasi mereka dalam hal peringkatan untuk penjualan musik. Ini adalah sebuah penyesuaian dan para label besar telah merasakan dampaknya dari perubahan ini namun sekarang Universal Music Group (UMG) mungkin akan mengimplementasikan kebijakan drastik dan perubahan proses keseluruhan.

Menurut sebuah sumber, UMG telah mengirimkan email yang secara esesnial melarang konten eksklusif untuk semua album yang dirilis dibawah labelnya ke platform layanan streaming manampun. Tuduhan larangan ini dikarenakan adanya album yang bocor dari Frank Ocean akibat  perilisan eksklusif  2 albumnya di Apple Music yang berjudul Endless dan Blonde.

Niatan ini adalah sebuah game changer sebagaimana UMG adalah rumah untuk 80 label rekaman termasuk Interscope, Capitol, Def Jam, Motown, Priority dan beberapa label rekaman lainnya. Larangan ini akan menjadikan layanan streaming lebih lazim dari pembelian musik pada dasarnya. Penghapusan eksklusivitas ini harus dihentikan layanan streaming sebagai bentuk perlindungan label rekaman  secara de-facto dan melindungi hak para artis pula.

Kebijakan ini tentunya akan membuat sebuah benturan namun mungkin tidak akan menjadi standar industri. Konten eksklusif ini tidak sepenuhnya eksklusif karena hanya membuat para artis kerja double. Berita ini masih sekedar rumor saat ini karena belum ada tindakan lebih lanjut dari pihak UMG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *