Aplikasi Unduh Yonder Music Hadir di Indonesia

Compusiciannews.com -Distribusi- Yonder Music ,aplikasi  layanan unduh digital dari Amerika Serikat untuk platform iOS dan Android kini telah hadir di Indonesia sejak Mei 2016 lalu dan dalam invasinya ke Indonesia, aplikasi ini menggandeng operator XL Axiata. Adam Kidron selaku founder dan CEO menjelaskan lebih rinci kepada media techinAsia yang dikutip Compusician mengenai ekspansinya yang dilakukan di Indonesia.

Adam mengatakan bahwa alasan Yonder Music bermitra dengan penyedia layanan seluler seperti XXL dikarenakan investasi dari perusahaan Axiata Group yang beroperasi secara internasional dalam layanan telekomunikasi.

“Sebelum masuk ke Indonesia, Yonder Music telah berinvasi dulu ke negeri Jiran Malaysia dengan menggandeng provider yang satu group pula dengan Axiata, yaitu Celcom Axiata sejak November 2015 lalu. dengan investasi dari Axiata Group, Yonder Music melakukan ekspansi di negara dengan pengguna dari operator tersebut.”

Strategi tersebut dinilai Adam sebagai langkah Yonder Music melakukan kompetisi dari penyedia layanan streaming lainnya, seperti Guvera, Apple Music, dan Spotify. Ia mengatakan bahwa kebanyakan masyarakat pasti enggan membayar untuk mendengarkan musik. Dengan bundling harga dari operator telekomunikasi yang digunakan, pengguna tidak harus membayar lebih banyak untuk musik yang ingin mereka dengar,” begitu jelasnya.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan data dari Adam, XL Axiata telah memiliki sekitar 23 juta pengguna di seluruh negeri. Dan XL juga harus menghadapi tantangan dari operator lainnya, seperti Telkomsel dengan Langit Musik, dan Indosat Ooredoo yang telah menggandeng Spotify. Oleh karena itu, XL juga harus menghadirkan layanan entertainment bagi pengguna di Indonesia.

Salah satu model bisnis yang harus diterapkan, menurut Adam adalah melokalkan konten dari layanan yang dimiliki. “Terlebih di Indonesia dengan masyarakat yang beragam dan negara kepulauan yang luas, strategi yang digunakan harus berbeda, meski dengan negara tetangga, Malaysia.”

Melalui strategi tersebut, Yonder Music menggandeng 16 artis Indonesia untuk peluncurannya. Kemudian, Yonder juga agresif menghadirkan artis di beragam kota, seperti Bogor, Yogyakarta, Bandung, dan Medan.

Ia menambahkan bahwa strategi ini cukup membuahkan hasil. Dari konser-konser artis yang diadakan, Yonder Music mengalami kenaikkan pengguna yang signifikan. Sejak diluncurkan, Yonder Music kini telah memiliki sekitar 24.000 pengguna di tanah air.

Meski Yonder Music menargetkan 900.000 pengguna hingga akhir 2016, Adam menerangkan bahwa perusahaan ingin fokus untuk mengedukasi masyarakat lokal tentang aplikasi musik. “Uniknya, masyarakat Indonesia di luar kota-kota besar, cenderung masih bergantung pada radio untuk mendengarkan musik.”

Melalui kerja sama dengan XL Axiata di dalam negeri, Adam mengatakan bahwa monetisasi perusahaan berasal dari komisi yang didapat dari biaya berlangganan. Sayangnya Adam enggan membeberkan persentase dari komisi yang ia sebutkan.

Perlu diketahui bahwa di Indonesia, pengguna XL dan Axis dapat menikmati layanan Yonder Music secara gratis dengan berlangganan paket data di atas Rp100.000. Sedangkan bagi yang berlangganan paket data di bawah Rp100.000, pengguna dikenakan biaya berlangganan Rp35.000 per bulan.

Yonder Music sendiri telah memiliki lebih dari 16 juta pilihan lagu, baik dari dalam negeri, K-pop, hingga lagu internasional. Mereka juga mengklaim telah memberikan pilihan musik Indonesia yang lebih lengkap. Beberapa artis bahkan menjual konten eksklusif melalui aplikasi Yonder Music.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *